Tampilkan postingan dengan label Review. Tampilkan semua postingan
Hai guys! Ketemu
lagi nih di HowCara dalam topik review anime. Well, kali ini gue akan mereview
tentang anime yang mungkin jarang lu denger nih, yup Shukufuku no Campanella yang berarti berkat dari campanella.
Pengenalan Singkat
Shukufuku no Campanella ini mengambil latar belakang tempat di kota
dagang Ert’Aria. Pemeran utama dalam
cerita ini adalah orang – orang dari guild bernama Oasis dan ceritanya merupakan cerita petualangan dari anggota –
anggota guild Oasis tersebut. Genre dari anime satu ini adalah harem,
adventure, fantasy, dan magic.
Go
Cerita ini memiliki pusat di
sebuah guild petualang yang bernama “Oasis”. Para anggota guild ini mengerjakan
quest yang mereka terima dan pemimpin guild ini adalah putri dari raja Ert’Aria yang bernama Carina Verritti.
Dia adalah gadis yang manis, sopan santun, dan bertanggung jawab, tapi sangat
disesalkan dia termasuk kedalam lingkup harem karakter utama.
Secara cerita, gue
berkesan di awal – awal ceritanya, soalnya nih ceritanya mirip seperti
kehidupan sehari-hari yang bisa dikategorikan bersenang senang – senang. Namun,
pas di pertengahan cerita itu gue ngerasa kalo ceritanya semakin nggajelas dan
bahkan ada “Hah” moment yang gue dapetin. Apalagi pas diakhir cerita, well gue
kira bakalan klimaks gitu, ternyata harapan gue sia-sia. Well, meskipun gue suka kepada 2 kakak beradik
dari keluarga Tortilas yang selalu bikin ngakak dan selalu gue tunggu – tunggu.
Mungkin kalo ngga ada mereka gue ga bakalan kelarin.
Kalau gw boleh
bilang sih joking mereka yang bikin gue betah nonton nih anime.
Kebudayaan yang ‘lucu’
Gue pada awal – awal cerita
bener – bener punya fantasy berlebih terhadap peradaban yang coba disampaikan
anime ini. Jadi di awal episode ini mereka mencoba membuat penasaran dengan
penyuguhan festival – festival yang ada, tentang artefak, kesatria templar, ale
dsb, namun pada akhirnya mereka (ale,artefak tsb) tidak sama dengan yang ada
diharapanku. Ale juga merupakan unsur utama terbentuknya anime ini, karena ale
ini merupakan sumber energi yang dalam ceritanya bisa habis. Namun sangat
disayangkan kemasan cerita yang sudah bagus diawal menurun pada saat
pertengahan dan akhir.
Well, untuk kalian
yang mungkin suka harem-harem dengan cerita kehidupan sehari – hari, mungkin anime
ini bisa menjadi pilihan, namun jika kalian memiliki selera cerita yang ‘wah’,
mungkin anime ini bakalan berasa menyita waktu kalian. Oke segitu aja review
dari anime Shukufuku no Champanela.
See ya!
Yooo
hello guys! Selamat dateng di HowCara. Well, gue harap sih kalian betah lihat –
lihat coretan kami yang cupu ini. Oke, langsung aja kali ya. Kali ini gue
pingin ngereview anime yang baru – baru ini gue tonton, yup Bungo Stray Dogs! Jadi nih anime
termasuk dalam list anime release Spring di tahun 2016 lalu guys dan digarap
oleh studio Bones yang berdasarkan dari cerita manga. Genre nih anime yaitu,
Action, Comedy, Mystery, Seinen, dan Supernatural.Yoo Lets check this out !!
Jadi si Bungo
Stray Dogs nih nyeritain tentang si Atsushi Nakajima (gambar atas) yang
notabene sebagai salah satu anak di panti asuhan yang kesurupan semacam macan
mistis gitu guys, namun dianya itu ngga sadar kalo dia itu kesurupan. Jadi nih
dia itu secara ngga sadar menyebabkan insiden di beberapa tempat yang dia
kunjungi, sehingga nyebabin si Atsushi ini dikeluarkan dari pantinya. Atsushi
yang malang pun kelaparan, tidak memiliki tempat tinggal, dan merana kesana
kemari.
Nah, pada saat si Atsushi Nakajima
ini kelaparan di dekat sungai, dia ketemu sama orang yang selalu melakukan
percobaan bunuh diri dan senang melakukan hal-hal gila yang dikenal dicerita
bernama Dazai Osamu dan asistenya yang bernama kunikida. Dan saat itulah
petualangan si Atsushi dimulai.
Alur dan Karakter
Pusat alur cerita Bungo Stray Dogs ini berada pada
organisasi – organisasi mistis gitu dan menganut alur campuran. Namun, konflik
utama yang disuguhkan dalam Bungo Stray
Dogs ini terjadi antara agen dan Port
Mafia, dimana salah satu anggota tertinggi Port Mafia berpaling darinya dan bergabung dengan agen. Well, meski
belum diberitahu alasan sebeneranya kenapa si Dia ini resign dari Port Mafia. Alurnya menurutku sih santai
ya, jadi ngga terlalu kaku dilihatnya, enjoy deh pokoknya.
Karakter – karakter yang ada
dalam cerita ini keren-keren guys, ngga loli atau moe (maafkan buat pecinta
moe-moe dan loli – lolian). Pakaian – pakaian mereka mirip kaya style – style
barat zaman Sherlock Holmes gitu deh, ngga bosen deh lihatnya.
Nice Joking
Bungo Stray Dogs nih punya unsur joking yang bagus guys, gue paling
seneng sama si Osamu ini, meski dia itu jenius, tapi bener – bener deh pingin
nimpuk gue lihatnya. Yakali percobaan bunuh dirinya bener-bener konyol minta
ampun, yang nyemplung sungai lah, yang di dalem tong lah, yang jatuh dari atap
lah. Ada lagi nih guys kaka beradik yang somplak, si Kunikida yang mau-mau aja
dikerjain sama Osamu. Ada lagi dokter cewe yang bener – bener soak banget dan
paling ditakutin di organisasi kalau soal perawatan medisnya, sampe-sampe ngga
ada yang mau dirawat dokter itu! Well, meskipun itu termasuk kekuatanya sih.
Detektif somplak yang jenius, tapi ngga bisa hal-hal umum, jadi tiap ada misi
selalu ditemenin sama orang lain, kocak deh pokok. Overall sih gue suka sama
jokingnya nih anime, ngga terlalu kebanyakan, juga ngga terlali nanggung, pas
lah intinya.
Action yang keren
Si Bungo Stray Dogs ini memiliki adegan – adegan perkelahian yang
keren, mulai dari kekuatan – kekuatan super, permainan senjata yang keren,
bahkan perkelahian tangan kosong.
Action yang memiliki kualitas imajinasi yang tinggi,
pertarungan kekuatan – kekuatan super yang disuguhkan pun sangat memanjakan
imajinasi apalagi nih ditambah animasinya yang keren pula. Top deh pokoknya
guys, penampakanya :
Well
untuk kalian yang punya waktu luang dan nyari referensi anime, nih anime worth
it lah ditonton. Yah segitu aja kali ya, untuk detailnya bisa kalian tonton
sendiri guys !







